Tik Tok Kembali di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya

Tik Tok Kembali di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya - Setelah sempat dilaksanakan pemblokiran akses terhadap aplikasi video lipsync yang sedang populer saat ini, sebab di tengarai banyaknya konten dengan bagian negatif di dalamnya maka mulai Selasa (10/7/2018), pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi dan sekarang tik tok sudah dapat diakses kembali.


Kabar tentang blokir Tik Tok dibuka oleh kemkominfo ini pasti menjadi angin segar untuk pihak manajemen Tik Tok dan tentunya semua penggemar dan pemakai aplikasi asal Tiongkok ini.

Kendati demikian, dibukanya kembali layanan aplikasi yang sudah melambungkan nama Bowo Alpenliebe ini tidak serta merta begitu saja.

Ada “mahar” yang mesti di bayar oleh pihak Toutiao, selaku perusahaan yang menaungi platform video sharing berdurasi 15 detik ini supaya bisa tetap beroprasi di tanah air.

Kementrian Komunikasi dan Informasi sebagai pihak yang berwenang mengerjakan pemblokiran akses mengajukan sejumlah syarat yang mesti di penuhi oleh pihak manajemen Tik Tok supaya layanan mereka dapat di buka kembali.

Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemkominfo menjelaskan andai salah satu kriteria yang dikemukakan Kemkominfo ialah tentang dibukanya kantor perwakilan platform itu di Indonesia.

Namun, Samuel sendiri tak mau menjelaskan secara mendetail kapan dan dimana nantinya kantor perwakilan TiK Tok itu akan di buka. Ia selalu mengatakan andai kehadiran kantor perwakilan Tik Tok masih dalam proses dan bakal segera berstatus Perseroan Terbatas (PT).

Alasan utama kenapa harus dimulai kantor perwakilan Tik Tok di Indonesia tak lain ialah guna menjadi lokasi aduan masyarakat andai nantinya konten yang terdapat dalam layanan itu tak cocok dengan guideline, atau masih terjadi adanya unggahan konten yang bermuatan negatif.

Tak selalu kantor perwakilan yang mesti dimulai di Indonesia, pihak Kemkominfo pun mensyaratkan pihak Tik Tok untuk meluangkan staff khsusus di Indonesia guna memantau konten yang terdapat dalam layanan mereka.

Batasan Umur Pengguna Kini 13 Tahun

Sementara itu, di antara perubahan kepandaian dalam pemakaian aplikasi Tik Tok ialah mengenai peraturan batasan umur pemakainya, yang semula 12 tahun naik menjadi 13 tahun untuk pemakai supaya bisa memainkan aplikasi tersebut.

Setelah sebelumnya mensyaratkan mesti berusia paling tidak 16 tahun untuk pemakai layanan ini, pihak Tik Tok secara sah mensyaratkan umur 13 tahun untuk pemakainya. Hal ini cocok dengan standar kebijakan sejumlah platform seperti facebook, Twitter Instagram dan lain-lain.

Sekian artikel saya tentang Tik Tok Kembali di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tik Tok Kembali di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel